baru mulai ngeblog lagie ne sob, soalnya baru siap ngotak ngatik template blog supaya menarik, tapi gak tau hasilnya wda bagus apa bloem. ne ada kisah sedikit tentang pertemuan dan akhir Aku dengan Boy.
Bermula dari Fb disitulah perkenalan ku dengannya dimulai. Add sana konfir sini begitulah akhirnya aku bertemu dengan Yay ( bukan nama asli) orang yang mengenalkan ku dengannya si Boy ( teman Yay). Yay mulai minta Nope aku dan kemudian saling telpon dan sms dan Yay ngajak aku ketemuan, tapi aku bilang aku lagi sibuk, soalnya kerjaan aku tak memungkin kan untuk keluar jumpai kamu Yay, terus Yay kasih solusi agar dia yang menjumpai saya di kerjaan, ya aku setujui aja, itung" aku tak harus mondar - mandir kesana kemari dan kepanasan mencari alamatnya. sesuai janji dia datang menemui aku dikerjaan aku dan dia juga beralasan mau buat tugas gitu diwarnet, yawda pas banget tuh aku kan kerja diwarnet jadi bisa ketemuan sekalian warnetan, heheheheh.
Bermula dari Fb disitulah perkenalan ku dengannya dimulai. Add sana konfir sini begitulah akhirnya aku bertemu dengan Yay ( bukan nama asli) orang yang mengenalkan ku dengannya si Boy ( teman Yay). Yay mulai minta Nope aku dan kemudian saling telpon dan sms dan Yay ngajak aku ketemuan, tapi aku bilang aku lagi sibuk, soalnya kerjaan aku tak memungkin kan untuk keluar jumpai kamu Yay, terus Yay kasih solusi agar dia yang menjumpai saya di kerjaan, ya aku setujui aja, itung" aku tak harus mondar - mandir kesana kemari dan kepanasan mencari alamatnya. sesuai janji dia datang menemui aku dikerjaan aku dan dia juga beralasan mau buat tugas gitu diwarnet, yawda pas banget tuh aku kan kerja diwarnet jadi bisa ketemuan sekalian warnetan, heheheheh.
Akhirnya Yay dan aku saling kenal, cuman ada satu keganjalan di hati ku, sebenarnya Yay ini memiliki agama apa, karena dari dia sms maupun telpon sama aku gak pernah ngucap salam, dan pas dia dateng ke kerjaan aku pun tak aku dengar kata salam itu keluar dari mulutnya, akhirnya dengan memberanikan diri akhirnya aku tanya kepada Yay sebenarnya dia beragama apa, dia bilang islam, namun setelah ku liat - liat foto di fbnya ternyata dia seorang nasrani.
mulai dari situ aku agak canggung untuk melanjutkan pertemanan ini karena belum apa - apa saja Yay sudah berani berbohong apalagi soal agama, kalaupun ia jujur tak jadi masalahnya buat ku soal agama untuk pertemanan karena aku berteman tidak memandang agama. Aku agak menjauh dan sedikit - sedikit mulai menghilang darinya, dengan tak sering membalas smsnya dan telponnya. Mungkin dia curiga dengan aku menghindar secara perlahan- lahan kemudian Yay menelpon aku dan bertanya kenapa aku sekarang berubah dan aku bilang tidak ada apa - apa.